Edisi 24 Oktober 2026Teknologi yang terasa, bukan sekadar spesifikasi.
← Tekno KiniPanduan

Menjual atau memberikan ponsel lama: menghapus data dengan benar sebelum berpindah tangan

Menghapus foto dan keluar dari akun tidak cukup; ponsel yang berpindah tangan perlu dikosongkan dengan urutan yang tepat.

Menjual atau memberikan ponsel lama: menghapus data dengan benar sebelum berpindah tangan
Foto: T / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Ponsel lama biasanya menunggu di laci beberapa bulan sebelum akhirnya dijual, diberikan kepada saudara, atau ditukar tambah. Pada saat itu, kebanyakan orang membuka galeri, menghapus foto yang kelihatan, keluar dari beberapa aplikasi, dan merasa sudah aman. Padahal ponsel tersebut masih menyimpan jauh lebih banyak: riwayat obrolan, kode masuk yang tersimpan, dompet digital yang masih terhubung, dan kaitan akun yang membuat pemilik baru kesulitan atau, lebih buruk, memberi mereka akses ke hidup Anda.

Urutan berikut membuat pengosongan tuntas dan ponsel siap dipakai orang lain.

Baca juga: Cadangan foto otomatis: menyiapkan agar berjalan sendiri tanpa perlu diingat

Sebelum menghapus: cadangkan dan lepaskan

Pastikan dulu semua yang berharga sudah berpindah ke ponsel baru atau ke awan: foto dan video, obrolan beserta medianya, catatan, dan kontak. Buka aplikasi autentikator jika Anda memakainya; kode dua langkah tidak otomatis ikut pindah, dan ini penyebab paling umum orang terkunci dari akunnya sendiri setelah ganti ponsel. Pindahkan setiap entri ke ponsel baru, atau pastikan kode pemulihan tersimpan.

Kemudian lepaskan kaitan. Keluar dari dompet digital dan aplikasi perbankan, dan hapus ponsel ini dari daftar perangkat terpercaya di pengaturan akun masing-masing layanan. Lepas kaitan jam tangan pintar dan earbud. Nonaktifkan fitur pencari perangkat dan kunci aktivasi, karena ponsel yang masih terkunci ke akun Anda tidak bisa dipakai pemilik baru dan akan kembali kepada Anda dengan keluhan.

Terakhir, keluar dari akun utama ponsel, baik akun sistem maupun akun toko aplikasi. Langkah ini penting dilakukan sebelum reset, bukan sesudahnya.

Menghapus dengan benar

Keluarkan kartu SIM dan kartu memori. Kartu memori sering terlupakan padahal berisi foto bertahun-tahun; kalau tidak dibawa, formatlah dari ponsel sebelum dilepas. Lalu jalankan pengaturan ulang pabrik dari menu pengaturan, dengan ponsel tersambung ke pengisi daya karena prosesnya tidak boleh terputus.

Ponsel modern mengenkripsi penyimpanannya, sehingga reset pabrik membuang kunci enkripsi dan membuat data lama tidak terbaca walau secara fisik masih ada. Ini sudah memadai untuk kebanyakan orang. Jika Anda tetap ingin lebih tenang, setelah reset nyalakan ponsel tanpa masuk akun, isi penyimpanan dengan merekam video panjang sampai penuh, lalu reset lagi.

Setelah reset: memeriksa dan menyerahkan

Nyalakan ponsel sekali lagi sampai layar penyiapan awal muncul dan pastikan tidak ada permintaan akun pemilik sebelumnya. Jika muncul, kunci aktivasi belum lepas dan Anda perlu mematikannya dari akun lewat perangkat lain. Bersihkan fisik ponsel, siapkan kotak dan pengisi daya kalau masih ada, dan catat nomor IMEI untuk dokumentasi penjualan.

Jika ponsel diberikan kepada anak atau orang tua, momen ini sekaligus kesempatan menyiapkannya dengan akun mereka sendiri dan pengaturan yang sesuai, bukan sekadar menyerahkan perangkat kosong. Ponsel yang dilepas dengan rapi adalah hadiah yang lebih baik, dan tidak membawa potongan hidup Anda ke tangan orang lain.

SA
Sekar AyuningtyasSekar bergabung pada 2024 dan menjadi penulis paling produktif di rubrik laptop dan komputer rakitan. Sebelum menulis, ia bekerja sebagai teknisi di bengkel servis laptop, dan kebiasaan membongkar perangkat itu terbawa ke setiap ulasannya.